Prof. Dr. Satjipto Rahardjo Mengatakan :
Orang Indonesia toh masih percaya pada hukum. Ini sungguh luar biasa bagus. Ditengah dunia yang sudah begitu edan, toh orang masih memberikan kesempatan kepada hukum untuk menata dan mengatur bangsa dan negara ini. Hukum tidak bisa berbuat banyak bilamana masyarakatnya sudah berantakan.
Menurut Saya........
Dalam konsep berpikir secara kritis memang pada kenyataannya hukum tidak bisa berbuat banyak bilamana masyarakatnya sudah berantakan. Dalam bekerjanya hukum, hukum tetap memiliki batas-batas kemampuan. Namun mengapa masyarakat Indonesia tetap saja percaya pada hukum serta memberikan kesempatan kepada hukum untuk memulihkan keadaan bangsa ini? Jawaban yang tepat menurut saya yakni walau bagaimanapun edan-nya dunia ini, toh tidak se-edan yang kita bayangkan. Karena dunia ini masih ada makhluk Tuhan yaitu Manusia sebagai insan nurani (manusia yang memiliki hati nurani). Terdapat suatu dimensi lain dalam usaha pemulihan hukum kita dari keterpurukan. Untuk memulihkannya kita perlu menyentuh aspek lain dari masyarakat yang tidak langsung berhubungan dengan dunia hukum. Hukum itu adalah perilaku kita sendiri. Perilaku itulah yang menyebabkan hukum di Indonesia masih berjalan kendati dikatakan terpuruk, buruk dan lain-lain. Secara substansial orang tetap menginginkan ketertiban.
Itulah menurut saya mengapa hukum tetap dipakai dan dijalankan.
About Me
- Guyon Ilmiah
- ANAK BANGSA YANG EKSIS MEMPERJUANGKAN GELAR PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
Senin, 06 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BlogCatalog
BlogCatalog
Blog Archive
-
▼
2009
(9)
-
▼
April
(9)
- CIUMAN BIKIN UMUR LEBIH PENDEK
- PENEGAKAN HUKUM YANG DIPICU OLEH MEDIA MASSA
- HUKUM DI JAMAN YANG SUDAH EDAN
- Pers Ku....
- ANDA seorang ADVOKAT/PENGACARA??? Kenali tugas dan...
- Masyarakat Pencari Keadilan
- MASALAH PENEGAKAN HUKUM
- Jawaban Untuk Taufiqurrahman Ruki, Mantan Ketuan K...
- sPECIAL bUAT pAK cIP...
-
▼
April
(9)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar